Tomas 3 Dusun Sayangkan Pernyataan Provokasi Yos Adrino "Hilir-Mudik". 3D Dimana ??

Khayangannews - berberapa hari ini beredar video rekaman salah satu kandidat calon wakil walikota sungai penuh no urut 2 dengan pernyataan mengejutkan banyak pihak.

Hal ini ini ditagggapi salah satu tokoh masyarakat Dpt.Sharly tagane S.E, MBA, Dengan mengamati dan mendengar pernyataan sebagai seorang calon pejabat penting nantinya jika terpilih  sangat disayangkan sekali pola pikir dan  statemennya dengan kata kata pertarungan atau bahasa Kerincinya "BALAGO" antara orang mudik dengan orang hilir dan ini statemen disampaikan oleh seorang calon pejabat didepan publik dan seolah olah sama saja dengan menghimbau atau mengajak dan atau sama saja dengan tujuan mengadu domba Masyarakat dalam bahasa tersiratnya dan statemen seperti ini jelas tidak mendidik dan sangat berbahaya kalau berkembang dalam masyarakat awam.
Berbicara didepan umum itu tidak semudah seperti apa yang kita katakan  dan tidak semua orang memiliki talenta berbicara didepan  umum karena tanpa berfikir dulu lansung berbicara statemennya akan ngaur kemana2 ...benar kata Bung Karno ingat mulutmu adalah harimau mu dan lidah mu akan lebih tajam dari sebilah pedang.
jadi maaf hati2lah mengeluarkan ucapan dan perkataan apalagi dihadapan umum karena setiap ucapan dan perkataan tersebut akan dianalisa dan akan dinilai oleh  banyak orang.

Kemudian ending hasil pemilihan wali kota sungai penuh nantinya sangat ditentukan oleh hasil suara pemilih dari tiga kecamatan yakni pondok tinggi sungai penuh dan sungai bungkal dan hampir +/- 42,3 % nya adalah di sumbangkan oleh tiga kecamatan ini sementara dusun pondok tinggi tentu akan mengusung calon putra terbaiknya dan demikian juga dusun sungai penuh dan dusun baru yang tergabung dalam  3D  atau tiga dusun tentu saat ini tentu sudah mengantongi nama calon dan atau nomor urut  calon terbaik bagi 3D.
jadi sekali lagi bukan pertarungan antara orang hilir  dengan orang mudik istilah Adinda Yos Adrino.

(WRP)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”

Anak Petani Bedeng 12 Kini Resmi Menjabat Sebagai Walikota Sungai Penuh