Bentrok Antar Warga Desa Semerap dan Desa Muak Kabupaten Kerinci

KhayanganNews,Kerinci-Dua Desa di Kerinci Provinsi Jambi, Senin (26/10/2020) siang ini terjadi bentrok, diduga diakibatkan persoalan tanah perladangan.

Dua Desa yang dikabarkan bentrok tersebut yakni Desa Semerap, Kecamatan Keliling Danau dengan Desa Muak, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci.

Informasi yang berhasil dihimpun puluhan warga Desa Semerap dengan membawa senjata tajam berupa Tombak dan Parang, sudah berada di perbatasan di Desa Muak. Begitu juga warga Desa Muak, sudah melakukan pemblokiran jalan dengan menebang kayu besar yang melintang ditengah-tengah jalan.

"Untungnya pihak Kepolisian, TNI, dan Pemda termasuk Wakil Bupati (Ami Taher) sudah berada dilokasi untuk melakukan pengamanan dan mencoba melakukan penyelesaian," ujar sumber, yang berada dilokasi.

Ami Taher dalam video yang beredar di media sosial facebook terlihat  menenangkan salah satu warga yang bentrok. 

Ke penyebab terjadinya konflik tersebut informasi yang di terima, diduga persoalan tanah perladangan di area Desa Muak.

Berdasarkan informasi yang didapatkan 5 orang menjadi korban dalam bentrok ini yang seluruh nya warga desa Semerap. 4 orang luka-luka dan 1 orang dikabarkan meninggal dunia saat perjalanan menuju RS di Jambi, korban luka-luka dan meninggal dunia diduga terkena tembakan sanapan angin.

Saat ini informasi yang didapatkan kondisi sudah mulai kondusif tetapi pihak kepolisian tetap berada dilokasi untuk menghindari kemungkinan bentrok susulan.

(Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni