Unsur 4 Jenis Kecamatan Koto Baru Bersilaturrahmi dalam rangka kordinasi dan minta arahan Wako Ahmadi Zubir


Khayangannews, Sungai Penuh,- Unsur 4 Jenis Kecamatan Koto Baru yang diwakili oleh Camat Kecamatan Koto Baru, 6 Kepala Desa Koto Baru, Ketua Adat 9 luhah Koto Baru, Unsur Ulama (MUI)  dan Unsur Pemuda  yang diwakili oleh Ketua IPPK Kecamatan Moto Baru bersilaturrahmi kerumah Dinas Walikota Ahmadi dalam rangka kordinasi dan minta arahan walikota Ahmadi terkait kesinambungan Aksi 100 Hari Kerja  Pemerintahan Ahmadi-Antos. Jum'at, 23/07/21

Dalam pertemuan tersebut unsur 4 jenis yang di kordinir langsung oleh Pemerintahan Kecamatan, Camat Koto Baru Armizon,S.Hut,M.Si menyampaikan laporan kepada Wako Ahmadi bahwa  Aksi 100 hari pemerintahan Kota Sungai Penuh berdampak baik dan sangat menyentuh Masyarakat Khususnya Kecamatan Koto Baru dan umumnya Masyarakat Kota Sungai Penuh.

" Setelah menerima Arahan bapak walikota kepada seluruh SKPD lingkup Kota Sungai penuh beberapa minggu yang lalu untuk merealisasikan Aksi 100 hari kerja walikota-Wakil walikota, diantara kegiatan tersebut yakni, penanganan banjir, persampahan dan Pembentukan Karakter anak-anak dan remaja melalui PAMI ( Pengajian Antar Magrib dan Isya) Alhamdulilah, Kami selaku perpajangan tangan Pemkot telah melaksanakan Instruksi tersebut dan didukung oleh semua Pihak. Ujar Camat Armizon

Selanjutnya, Buya Nasrullah perwakilan Kades 6 Desa Koto Baru menyampaikan kepada Walikota Kami atas nama pemerintahan Desa sangat termotivasi dengan program 100 hari kerja Pemkot Sungai Penuh dan semoga kegiatan tersebut bisa menjadi kebiasaan masyarakat terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan, pemerintahan Desa telah menyediakan Motor tiga roda untuk memuat sampah di setiap desa. ujar kades Nasrullah. 

Kemudian perwakilan unsur MUI yakni buya Afrizal, menyampaikan kami sangat mendukung dengan adanya Program PAMI yang dicanangkan oleh pemkot Kota Sungai Penuh sebagai wadah untuk membentuk Karakter generasi masa depan kita.

" Kami siap mendukung serius program walikota -wakil walikota Sungai Penuh. Kegiatan Pembinaan pengajian di koto baru terus berjalan, dan kita butuh pengembangan kepada anak dan remaja untuk menghadapi MTQ nantinya. Ujar buya afrizal

Dari unsur pemuda Ketua IPPK menyampaikan; kami siap mendukung program 100 hari bapak walikota Ahmadi Zubir, fokus kegiatan kami yakni Dalam mengatasi kenakalan remaja, dan melalui kesempatan ini juga kami mohon bantuan dan perhatian bapak walikota nantinya pengadaan  lapangan bola kaki untuk pemuda Kecamatan Koto baru. diantara Kendala kami saat ini adalah pembebasan lahan. Ujar ketua IPPK

Menanggapi penyampaian laporan dari unsur 4 Jenis Kecamatan Koto Baru Walikota Ahmadi menyampaikan; 

" Sebelumnya atas nama pemkot Sungai Penuh dan saya pribadi mengucapkan terimakasih kepada kita semua telah  mendukung program kami, dan saya juga memantau langsung di Kecamatan Koto Baru telah berjalan 70%, dan semoga kegiatan ini tidak hanya menjelang 100 hari saja tetapi sebagai pembiasaan masyarakat kita semua baik dalam memilihara lingkungan, gotong royong dalam membersihkan got-got yang tersumbat di lingkungan kita masing-masing. Ujar Wako Ahmadi

Lanjutnya lagi, Kegiatan PAMI salah satu fokus Walikota Ahmadi Zubir dalam membentuk karakter anak-anak dan remaja selaku tokoh pendidikan dan mantan seorang Guru Wako Ahmadi sangat menegaskan  kegiatan Pengajian Antara Magrib Isya (PAMI). 

" Kegiatan PAMI ini sebagai wadah Pembentukan nilai-nilai Karakter pada masyarakat kita, dalam mengentaskan kenakalan remaja ditengah masyarakat kita, PAMI sebagai wadah untuk menciptakan kasih sayang antara orang tua dan anak. 

" Saya sangat berharap kepada seluruh stake holder, pemerintahan kecamatan Camat dan Kepala Desa sebagai perpanjangan tangan kami dalam menjalankan program ini. tutup Walikota Ahmadi.

(Khairi) 








 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni