Rakor Pemkot Sungai Penuh Bidang Keagamaan, Wako Ahmadi Zubir; Implementasi Bidang Keagamaan Harus di seriuskan

    Dok.Khayangannews. kegiatan Wako.

Khayangannews.net, Sungai Penuh, Untuk mengimplentasi 100 hari pertama Wako Ahmadi Zubir pimpin langsung Rakor ia Sebutkan pendidikan Agama Harus diseriuskan oleh semua pihak agar terlaksana dan berjalan semestinya dalam mewujudkan perubahan di Kota Sungai Penuh.

Agar terlaksana dan terwujud program 100 hari, walikota menggelar Rapat Koordinasi Rencana Tindak Lanjut 100 Pertama Dibidang keagamaan dihadiri, Kadis pendidikan, camat dan Kepala desa, Lurah serta tokoh agama se Kota Sungai penuh. Dari 8 camat kota sungai penuh, Kamis 8/7/2021.

Walikota Ahmadi Zubir dalam sambutannya menyampaikan" Aksi 100 Hari ini, bukan sebatas seratus hari saja dalam membangun kota sungai penuh, kita biasakan bekerja keras dalam membangun semua dini. 

Dalam bidang keagamaan merupakan program prioritas kita. harus benar benar serius dilakukan seluruh camat dan kades dalam Kota Sungai Penuh. Tidak ada lagi anak anak yang buta aksara Alqur'an tidak bisa mengaji. Ujar wako Ahmadi Zubir,

Sangat miris kita lihat ditengah tengah technologi kecangihan saat sekarang ini terjadi kemunduran dibidang keagamaan. Kurangnya kepedulian dan perhatian orang tua terhadapnya. Sibuk dengan Android HP masing masing. 

Dari sekarang harus kita mulai untuk berikan perhatian terhadap anak, kalau ini kita biarkan, pendidikan agama semakin berkurang terhadap anak. Harus kita paksakan. 

Kita serius dalam bidang keagamaan ini. Bukan berpura pura. Sebagai orang tua harus diterapkan dan dipaksakan kepada anak anaknya dalam keagamaan" Ujar Ahmadi.  

Lebih lanjut Ahmadi mengatakan" Untuk dibidang keagamaan ini kita harus mengoptimalkan TPA, TPSQ yang ada di desa-desa. Keseriusan dari camat dan kepala desa sangat dibutuhkan. 

Sebagaimana dengan misi dan visi kami setiap desa akan ada rumah Tafizh Qur'an, insya allah ini akan kami laksanakan setiap kecamatan akan ada rumah Tafizh Qur'an.

Kita harus membangkitkan dan mendorong anak anak kita untuk pendidikan agama. Kita harus tekankan kepada guru mengaji untuk serius dalam mengajar sehingga anak anak pintar mengaji. 

Terkait program keagamaan ini kita secara pribadi benar benar serius. Untuk itu kita harap seluruh camat dan kades juga dinas pendidikan agar dalam program ini lebih serius melaksanakannya. Perlu kerjasama dengan MIS, MIN yang ada di desa desa. Jangan ada lagi anak anak yang sibuk dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. 

Dengan adanya pendidikan keagamaan melalui program mengaji di desa desa, mari kita ajak kepada orang tua agar membiasakan anak anaknya untuk belajar mengaji di masjid dan mushalla yang ada didesa desa. " Pungkas Walikota Ahmadi 

(khairi)

.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni