Aksi 100 Hari Kerja, Wako - Wawako Ahmadi-Antos meminta kepada seluruh SKPD Dilaksanakan secara Terintegrasi & Terukur


 Khayangannews,Net.Com- Sungai Penuh, - Wako dan Wawako Kota Sungai Penuh Ahmadi-Antos yang baru beberapa hari ini baru resmi memimpin Kota Sungai Penuh sejak dilantik pada tanggal 25 Juni 2021 satu minggu yang lalu mulai membeberkan 100 hari aksi kerja nyatanya di seluruh SKPD lingkup Pemerintahan Kota Sungai Penuh, sabtu/03/07/2021.

Dilansir dari situs Khayangannews.net.com program kerja 100 hari pertama Ahmadi-Antos target pertama Ahmadi-Antos melakukan rekonsiliasi dengan berbagai golongan Forkopimda untuk memastikan lingkungan sosial, ekonomi, dan politik di Kota Sungai Penuh pasca pelantikan Wako-Wawako yang berlangsung kondusif.
Berikut  pantauan awak media ini, kegiatan  yang sedang dan telah dilakukan oleh wako-wawako Ahmadi-Antos;

1. Bersilaturahim (kopi morning) dengan seluruh forkopimda Kota Sungai Penuh yang melibat, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Jajaran Polres Kerinci, Dandim 0417 Kerinci, Kemenag Kota Sungai Penuh.

2. Melakukan Rakor dengan seluruh SKPD  Kota Sungai Penuh untuk segera menindaklanjuti Aksi nyata Program 100 hari pemerintahan Ahmadi-Antos dalam mewujudkan Kota Sungai Penuh Maju berkeadilan.
3. Mengefektifkan dan mempertahankan Kehidupan religius masyarakat dengan mengaktifkan kembali Pengajian anak-anak, didikan subuh.
4. Menciptakan iklim kerja birokrasi yang lebih sehat, manusiawi dan produktif.
5. Melakukan Sidak ke seluruh Kecamatan dalam wilayah Kota Sungai Penuh untuk segera menindaklanjuti program 100 Hari pertama
6. Bersama seluruh jajaran birokrasi Pemkot, mempersiapkan Rancangan Revisi APBD-Perubahan dan Dengan sasaran revisi memasukan program utama Ahmadi-Antos ke dalam APBD tahun 2021

7. Akan melakukan sinergi birokrasi dan pemerintahan provinsi dan pemerintahan pusat dengan berbagai elemen civil society untuk membangun paradigma perubahan  " pemerintahan yang maju berkeadilan "
8. Akan mengimplementasikan open government dengan pengelolaan sumber pembiayaan anggaran secara transparan dan akuntabel, dimulai dengan menghindari manajemen keuangan non-bujeter.

(Kh).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni