Pengamat; Sungai Penuh Punya Walikota Baru, Ini Catatan Pengamat Kebijakan Publik


Khayangannews, Jakarta,- Pasca dilantiknya Walikota-wakil Walikota Sungai Penuh Ahmadi-Antos oleh Pj.Gubernur Jambi DR. Hari Nur Cahya Murni,M.Si di Rumah Dinas Gubernur Jambi pada tanggal 25 Juni 2021 kemaren Maka Pemerintahan Ahmadi-Antos Mulai Star dalam mewujudkan visi-misinya dalam menjalankan amanah Masyarakat Kota Sungai Penuh. Jakarta,Minggu/27/07/21.

Menurut Septa Dinata Peneliti Kebijakan Public Universitas Paramadina kepada awak media ini " Dalam seratus hari kerja pertama, Walikota Sungai Penuh yang baru tentunya akan melakukan rekonsolidasi organisasi birokrasi yang baru. Tentu ini hal yang umum, tapi tidak mudah karena Walikota yang perlu memastikan kembali apakah orang-orang yang menempati posisi sekarang sudah right man on the right place."

"Selain itu, Walikota perlu segera mem-break down visi misi menjadi RPJMD. Karena masa jabatan kepala daerah kali ini lebih singkat, yaitu kurang lebih 3,5 tahun, tentu perlu strategi khusus dalam penyusunannya agar perencanaan tersebut benar-benar feasible," lanjut Septa.

"Selanjutnya, ada tantangan lain, yaitu anggaran yang sudah berjalan hampir setengah jalan.  Anggaran ini tentu lebih mencerminkan politik anggaran walikota yang lama. Masih ada celah walaupun tidak bisa radikal perubahannya, yaitu melalui APBD Perubahan," tungkasnya.

"Namun, tentu ada dilema karena yang saya sebutkan tadi implikasi perubahannya tidak akan langsung dirasakan oleh masyarakat grassroots (akar rumput). Sementara, kalau kita lihat, ekspektasi para pendukung sangat tinggi terhadap terobosan walikota yang baru. Solusinya, menurut saya, selain prioritas di atas, walikota yang baru perlu menyasar perbaikan pelayanan publik. Implikasi anggarannya tidak terlalu signifikan tapi dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat bawah," kata Septa.

"Yang paling penting untuk perlu diingat adalah setahun pertama, walikota memiliki dukungan dan kepercayaan publik paling tinggi. Trend-nya pasti akan menurun. Nah, setahun pertama inilah momentum yang paling penting untuk perubahan radikal dan fundamental karena apapun yang dilakukan oleh walikota yang baru pada setahun pertama pasti akan didukung," jelas Septa.

(Khairi).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”