Bismillah, Wako Ahmadi Pimpin Rakor Perdana dengan seluruh SKPD dalam rangka merealisasikan 100 Pertama


Khayangannews.net, Sungai Penuh,- Usai pimpin Apel Kerja ASN Lingkup Setda Kota Sungai Penuh Walikota Ahmadi Zubir bersama Wakil Walikota Alvia Santoni serta Pj.Sekda Alfian dan Kepala Bappeda Kota Sungai Penuh Joni Zeber menggelar Rakor perdana dengan seluruh Kepala SKPD untuk merealisasikn aksi cepat 100 hari kerja, Senin(28/06/21)

Dalam pertemuan tersebut dipaparkan prioritas program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam tempo 100 hari kedepan.  

Seluruh SKPD diminta menyusun rencana aksi secara terintegrasi dan terukur untuk mendukung dan mensukseskan program 100 hari kerja itu.

Bahkan Wako Ahmadi menegaskan bakal siap berkantor di kecamatan untuk memantau langsung pelaksanaan dan realisasi program 100 hari kerja.

Beberapa sektor strategis masuk dalam program 100 kerja, diantaranya penanganan sampah dari hulu ke hilir, optimalisasi fungsi drainase dan sungai.

Bidang keagamaan diantaranya melalui program magrib mengaji, didikan subuh dan mendirikan rumah Tahfiz.

Dibidang penataan ruang diantaranya penataan lokasi parkir , penataan dan penertiban pangkalan ojek, penataan pedagang kaki lima, pembentukan regulasi terkait bongkar muat barang, penataan taman kota, penertiban papan reklame, optimalisasi PJU, pengecatan ruko, gedung , kantor dan jalan protokol, pengembalian fungsi infrastruktur dan lainnya. 

Bidang pengendalian banjir melalui identifikasi dan survei titik dan luasan banjir, pembentukan satgas drainase dan lainnya.

Bidang kesehatan, optimalisasi anggaran jaminan kesehatan dan penanganan Covid 19 melalui optimalisasi fungsi gugus tugas Covid.

Dibidang keuangan daerah, antara lain uji petik, penataan manajemen SDM optimalisasi sumber sumber PAD dan lainnya. 

______________

(Kh)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni