PPSPP STIE-SAK: Sehari bersama Sang Motivator Akademik DR.Alvia Santoni SE,MM Wawako Antos Isi Materi :" Mengubah Pola Pandemi Menjadi Endemi COVID-19

Khayangannews, Sungai Penuh,- Sehari bersama Sang Motivator akademik, yakni bersama DR.Alvia Santoni,SE,MM yang kini juga dijuluki sebagai Politisi Muda bagi kaum milenial dan sekarang DR.Alvia Santoni, SE,MM juga menjabat sebagai Wakil Walikota Sungai Penuh memberikan motivasi bagi generasi muda atau kaum milenial yang terjaring lolos dalam penerimaan mahasiswa baru di STIE-SAK tahun akademik 2021/2022 adapun materi yang diangkat oleh bang DR. Antos "Mengubah Pola Pandemi Menjadi Endemi COVID-19" pada acara  PPSPP STIE-SAK. Sabtu, (2/10).

Salah satu tokoh pemuda Kota Sungai Penuh yakni Yedi Hermawan mengatakan; Bang DR.Antos, sangat menginspirasikan bagi kaum milenial, banyak enterpreneurship muda anak didik asuh beliau baik yang berasal di Kota Sungai Penuh-maupun kabupaten Kerinci yang telah berhasil membangun kemandiriannya dalam merintis dunia usaha. Ujar Yedi,

Tampak dari awak media ini seluruh peserta yang berjumlah 356 sangat antusias dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh Bang DR. Antos, dengan tema yang menarik yakni: Mengubah Pola (Minsed) Pandemi Menjadi Endemi Covid-19,

Dalam penyampaian materi tersebut Wawako Antos juga  menyampaikan himbauan Pemkot Sungai Penuh agar Mahasiswa senantiasa mematuhi protokol kesehatan guna terhindar dari paparan Covid-19.

Selain itu dia juga mengatakan bahwa Pemkot Sungaipenuh saat ini tengah menggalakkan vaksin Covid-19 untuk menciptakan herd imunity sehingga paparan COVID-19 bisa ditekan dan dikendalikan.

"Kami (Pemkot) tengah menggalakkan vaksin Covid-19 guna menekan jumlah paparan Covid-19. Kepada mahasiswa sekalian mari jadi pelopor dan ayo jadi agen yang mematuhi prokes", ujarnya.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa "merubah pola pikir Pandemi menjadi Endemi artinya kondisi kasus menjadi lebih terkendali. Untuk itu maka instrumen pengendalian harus berjalan efektif", ujarnya. (Khairi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”