BAPPEDA Kota Sungai Penuh Gelar Musrenbang bahas RPJMD tahun 2021-2026

Khayangannews, Sungai Penuh,-Walikota Sungai Penuh diwakili Wakil Walikota Sungai Penuh, Alvia Santoni membuka acara Musrenbang RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang diselenggarakan oleh Bappeda Kota Sungai Penuh tahun 2021-2026, Selasa, (12/10).

Pelaksanaan Musrenbang RPJMD bertujuan melakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh kegiatan ini merupakan penyesuaian dari Visi Misi mewujudkan Kota Sungai Penuh Maju dan Berkeadilan.


Kepala Bappeda Kota Sungai Penuh, Joni Zeber,SH, MH mengatakan" Musrenbang RPJMD merupakan acuan dan haluan dalam kebijakan dan target 5 tahun kedepan bagi semua stakeholder yang ada di Kota Sungai Penuh oleh karena itu kehadiran Eksekutif, legislatif, forkopimda, SKPD, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan BUMN/BUMD, Kepala Desa, Tokoh agama, dan semua stakeholder berperan positif, Kontrutif dalam memberikan saran dan masukan yang  ketentuannya diatur dalam peraturan menteri dalam negeri No 86 tahun 2017. Tungkas Kepala Bappeda Kota Sungai Penuh, Joni zeber.

Dalam rangkaian acara musrenbang ini, Panitia Musrenbang RPJMD tahun 2021- 2026 menghadirkan Narasurmber utama antara lain dari Kementerian Dalam Negeri Dirjen Bangda, diwakili direktur perencanaan evaluasi dan informasi, pembangunan daerah, dari BAPPEDA provinsi Jambi, Kepala Bappeda Kota Sungai Penuh, dari Dinas PUPR Provinsi Jambi, Dinas LH Prov Jambi.

Dalam sambutan Wawako, DR.Alvia Santoni, SE, MM menegaskan kegiatan musrenbang Ini tidak boleh menjadi formalitas biasa, tapi rencana harus sesuai dan perkembangan zaman, civil society 5.0 Revolusi Industri 4.0. Pandangan harus revolusioner bagaimana yang kita kerjakan sekarang masih relevan sampai 5 tahun kedepan. Tegas wawako

"Tuangkan Gagasan, ide, dan masukan agar tersusun RPJMD dengan baik dan sesuai keingainan kita bersama," tutup Wawako.  (Kh) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”