Wawako Antos beserta forkopinda diskusi bahas optimalisasi penanganan Covid-19 untuk memacu kembali pertumbuhan ekonomi masyarakat


Khayangannews.Net.com, Sungai Penuh,- Pagi ini Wawako Alvia Santoni mengadakan diskusi di ruang kerja Kantor Walikota bersama Forkopinda Kota Sungai Penuh ,  dalam rangka membahas  Pandemi virus corona (Covid-19) yang sudah menyebar ke berbagai sendi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Jum'at.(03/09) 

Agenda selanjutnya wawako Antos beserta Forkopinda mengikuti Pengarahan Mendagri RI secara virtual dalam membahas penanganan covid-19 di Ruang Pola Kantor Walikota.

Dalam kesempatan tersebut wawako Antos menegaskan bahwa "Masalah Covid-19 tak bisa lagi ditangani secara parsial atau secara sendiri-sendiri harus di tangani secara lintas  sektoral. Kita membutuhkan grand strategi untuk menyikapinya. Ujar wawako Antos

Dalam kesempatan itu ia  juga, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sungai Penuh tetap bekerja seperti biasa melayani masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"ASN tetap bekerja seperti biasa. Insyaallah Kota Sungai Penuh aman. Kita punya masyarakat banyak yang harus diutamakan, namun dalam hal ini juga sangat penting untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan di masing-masing instansi. Pengecekan suhu tubuh, serta harus ada hand sanitizer untuk menjaga kebersihan, terutama kebersihan tangan," pungkas wawako antos

Lanjutnya lagi, dalam menindaklanjuti Instruksi Mendagri, wawako Antos menuturkan  terdapat empat pilar strategi yang satu sama lain saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan dari grand strategi nasional yakni: 

Pertama, strategi pencegahan penularan covid-19 itu sendiri.

Kedua, menyangkut peningkatan sistem ketahanan tubuh, baik di tingkat indvidual maupun di tingkat komunitas masyarakat untuk menghadapi virus corona.

Ketiga, peningkatan kapasitas sistem kesehatan masyarakat dengan mengoptimalkan Vaksinasi secara menyeluruh.

Keempat,  mengoptimalkan kapasitas produksi industri, khususnya di bidang kesehatan serta produksi kebutuhan dasar masyarakat termasuk ketahanan pangan.

Petani, peternak dan nelayan harus diproteksi agar mampu melipatgandakan produksi pangan. "Keempat komponen strategi tersebut harus dilakukan secara bersamaan di atas langkah-langkah yang operasional,

Artinya, sektor dunia usaha dan industri kesehatan perlu didorong untuk berproduksi mencukupi kebutuhan yang berhubungan dengan Covid-19. Tutup wawako Antos.(Khairi) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni