Hari ini Wako Ahmadi Berkantor di Kecamatan Koto Baru, Wako Ahmadi; program 100 hari ini untuk membiasakan pola masyarakat dalam memilihara lingkungan yang bersih dan ditopang lagi pembentukan karakter melalui kegiatan keagamaan.


Khayangannews.-Sungai Penuh,- Program 100 hari yang telah berjalan hampir mencapai 100 hari. Dalam pelaksanaan program tersebut kian hari terlihat adanya perubahan dan menunjukan keberhasilan. 

Di hari ke 4 walikota Ahmadi Zubir berkantor sehari sekaligus melakukan rapat koordinasi dalam rangka konsolidasi pelaksanaan program 100 hari dikecamatan koto Baru  yang dihadiri ketua DPRD kota sungai penuh beserta anggota. Rabu (8/9/21)

Agar lebih maksimal dalam pelaksanaan program 100 hari di setiap kecamatan, walikota Ahmadi Zubirmenampakan keseriusan dalam pelaksanaan program 100 hari, melakukan rapat koordinasi bersama camat serta kades, tokoh adat dan tokoh masyarakat dengan berkantor sehari di 8 kecamatan. 

Usai pelaksanaan rapat koordinasi bersama walikota Ahmadi Zubir,  camat koto baru Armizon SP M,Si Saat dikomfirmasi oleh awak media mengatakan" dalam pelaksanaan program 100 hari untuk kecamatan koto baru dari masing masing desa sudah terlaksana, alhamdulillah pelaksanaannya telah ada penunjukan perubahan. 

Kami bersama kepala desa dan tokoh adat juga tokoh masyarakat telah mensosialisasikan kepada masyarakat. Kami bersama sama saling bersinergi dalam mensosialisasikan program program yang dicanangkan walikota dan wakil walikota kepada masyarakat. 

Yang mana program yang telah terlaksana PAMI( Pengajian Antara Magrib Dan Isya). Program peningkatan kinerja TPA dan TPQ. Kami juga melaksanakan program penanggulangan banjir serta Persampahan. 

Untuk program persampahan kami melakukan gotong royong bersama sama kades dan masyarakat membersihkan sungai serta drainase yang menghambat saluran air yang menyebabkan banjir. "Ujar Camat. 

Selanjutnya Camat mengatakan" dengan adanya program 100 hari ini, alhamdulillah masyarakat sudah ada kesadaran tidak ada lagi yang membuang sampah kesungai.

Untuk penangulangan banjir kami melakukan pengerukan sungai dan drainase . Dapat kita lihat aliran sungai sudah berfungsi dengan baik. 

Dalam penanganan Covid kami juga sudah mensosialisasikan ke masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan serta melakukan penyemprotan disinfektan masing masing desa. Begitu juha bagi yang belum  vaksin kami bersosialisasi agar segera melakukan vaksin. Ujar camat. 

Selanjutnya Camat menambahkan" Dengan adanya program 100 hari ini kami berharap tidak hanya sebatas seratus hari saja. Semoga ini bisa menjadi berkelanjutan untuk jangka panjang.

Program ini merupakan momentum awal menjadi urat nadi di kecamatan koto baru khususnya juga kecamatan kecamatan lain. Yang sangat bermanfaat Menjadikan sungai penuh yang bersyari'at, dan bebas banjir serta sampah. " Tutup Camat Koto Baru Armizon, S.Hut.M,Si.
(Kh)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni