M. Arqon Ketua KNPI Prov. Jambi Kecewa Atas Ketidakhadiran Ketua KNPI Kota Sungai Penuh di RAPIMDA

KhayanganNews, Sungai Penuh-DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sungai melaksanakan RAPIMDA bertempat di aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Senin (5/4).

Dalam sambutannya Muhammad Arqon Ketua DPD I KNPI Provinsi Jambi merasa kecewa atas ketidakhadiran ketua DPD II KNPI Kota Sungai Penuh Fikar Azami, SH., MH. dalam RAPIMDA.

"Saya merasa kecewa bung Fikar selaku ketua DPD II KNPI Kota Sungai Penuh tidak hadir dalam RAPIMDA hari ini"- Ujar M.Arqon.

RAPIMDA DPD II KNPI Kota Sungai Penuh sempat diskor selama lebih kurang 5 jam dan dimulai kembali pukul 20.00 Wib.

RAPIMDA DPD II KNPI Kota Sungai Penuh berlangsung alot. Tercatat anggota forum dari OKP yang ada di Kota Sungai Penuh mempertanyakan tentang legalitas dari RAPIMDA yang telah melewati batas waktu yang telah diberikan oleh DPD I KNPI Provinsi Jambi.

Untuk diketahui, DPD I KNPI Provinsi Jambi telah melaksanakan Pleno ke-IX Pada 16 Januari 2021 di Golden Harvest Hotel yang mana rapat pleno tersebut mengesahkan MUSDA DPD II KNPI Sungai Penuh, Tanjabtim, dan Kota Jambi selambat – lambatnya Bulan Maret 2021.

Namun, MUSDA DPD II KNPI Sungai Penuh tidak kunjung dilaksanakan. DPD II KNPI Sungai Penuh dianggap tidak mengindahkan hasil pleno ke-IX DPD I Provinsi Jambi.

Anggota forum juga menyoroti tentang tidak adanya pelantikan hasil MUSDA KNPI Kota Sungai Penuh sebelumnya. 

Berdasarkan AD/ART KNPI bahwa pelantikan dilakukan paling lambat 4 bulan setelah MUSDA dilaksanakan dan apabila tidak dilaksanakan dari waktu yang telah ditentukan maka DPD I KNPI Provinsi Jambi mengkarateker pengurus DPD II KNPI Kota Sungai Penuh.

Selain kedua hal tersebut, anggota forum juga menyoroti ketidaksiapan panitia RAPIMDA DPD II KNPI Kota Sungai Penuh hal ini dibuktikan dengan Draf Tata Tertib (Tatib) yang tidak disediakan. Hal ini juga disoroti oleh pimpinan sidang.

RAPIMDA DPD II KNPI Kota Sungai Penuh sempat terjadi kericuhan kecil dan RAPIMDA DPD II KNPI Kota Sungai Penuh pun dinyatakan tidak dilanjutkan/GAGAL.

DPD I KNPI Provinsi Jambi mengambil keputusan mengkarateker pengurus DPD II KNPI Kota Sungai Penuh.


(Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”

Anak Petani Bedeng 12 Kini Resmi Menjabat Sebagai Walikota Sungai Penuh