MAZRAN : Saya Menyakini Ahmadi-Antos Akan Memenangi Pilwako Sungai Penuh Penuh 2020

KhayanganNews, Sungai Penuh– Dalam perjalanan politik dikota sungai penuh hampir 10 tahun dibawah kepemimpinan bapak Asyafri jaya bakri (AJB) belum memperlihatkan hasil yang signifikan

Pasalnya, pembangunan yang dilakukan oleh pemkot sungai penuh dibawah kepemimpinan Asyafri jaya bakri (AJB) dinilai belum memenuhi sasaran yang tepat. Hal ini dapat kita lihat dari efek pembangunan yang tidak merata

Akibat dari pembangunan yang tidak merata tersebut sehingga menimbulkan banyak permasalahan ditengah masyarakat. Salah satunya yakni disetiap sudut kota sungai penuh dihadapkan pada permasalahan banjir yang sangat meresahkan masyarakat

Ini membuktikan bahwa Asyafri jaya bakri (AJB) dinilai belum berhasil memimpin kota sungai penuh selama dua periode. Dan banyak lagi prestasi-prestasi dibidang lainnya yang anjlok dan gagal sama sekali.

Nah, saya menilai bahwa untuk pilwako 2020 ini, saudara Fikar azami yang juga merupakan putra dari AJB ini belum layak untuk menggantikan posisi sang ayah. Alasannya:
1. Saudara Fikar masih terlalu muda dalam konteks sebagai seorang pemimpin

2. Untuk menjaga marwah demokrasi dikota sungai penuh agar jangan ada isu atau kesan politik dinasty

Kita tau bahwa politik dinasty tidak dilarang oleh undang-undang, namun alangkah eloknya pergantian kepemimpinan diadopsi dari kalangan yang lain yang memiliki kapasitas dan kualitas sehingga tidak terkesan lahirnya politik dinasty dikota sungai penuh yang selalu menjadi buah bibir dikalangan masyarakat saat ini

Lanjutnya, seorang kepala perwakilan wilayah provinsi jambi disalah satu media ini, dan juga sekaligus sebagai ketua bidang komunikasi politik partai gelora indonesia DPD kota sungai penuh berpendapat bahwa untuk saat ini Ahmadi zubir dan Alvia santoni lah yang layak untuk memimpin kota sungai penuh 5 tahun kedepan.

Dan ia juga menyampaikan bahwa bukan berarti Fikar azami tidak layak untuk memimpin kota sungai penuh saat ini, karena setiap warga negara memiliki hak untuk memilih dan dipilih, namun alangkah eloknya untuk mengelabui isu publik yang santer terdengar saat ini dengan isu politik dinasty atau isu yang dianggap untuk menutup-nutupi kesalahan pemerintahan sebelumnya. yang saat ini Asyafri Jaya Bakri merupakan walikota sungai penuh dua periode yang juga ayah kandung dari fikar azami. Sehingga isu yang berkembang itu tidak dipolitisir lagi oleh masyarakat.

Inilah pandangan saya selaku masyarakat kota sungai penuh yang memiliki hak berpendapat dalam menyatakan pendapat untuk memilih pemimpin kota sungai penuh untuk 5 tahun kedepan.
Mohon maaf kepada semua pihak jikalau ada pandangan atau pendapat saya ini yang kurang berkenan dihati kita semua.”Sekali lagi saya mohon maaf, tutupnya diakhir wawancaranya dengan media.

(Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni