Jendlap Bantah Aksi Damai Evaluasi 10 Tahun Kinerja AJB Merupakan Kepentingan Politik

KhayanganNews, Sungai Penuh - Aksi damai di Kantor Walikota rabu (11/11) dengan tema evaluasi 10 tahun kepemimpinan Walikota Sungai Penuh.

Pemberitaan media lain menyatakan bahwa aksi tersebut sarat akan kepentingan politik dan diduga demo pesanan.

Pemberitaan media tersebut dibantah oleh jendral lapangan aksi damai evaluasi 10 tahun kepemimpinan Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri (AJB).

"Saya selaku jendlap (weri pratama) menyayangkan atas pemberitaan di media bahwa demo tadi dalam evaluasi 10 tahun kinerja wali kota Sungai Penuh di sebut ada unsur politis"- Ujar Weri.

Weri dengan tegas menyampaikan bahwa massa aksi bukan dari pesanan calon walikota.

"Bahwa saya selaku jendlap menjamin tdak ada unsur politik tadi. Massa yg hadir tidak membawa simbol salah satu calon walikota yg bertarung untuk pilwako sungai penuh"- pungkas Weri dengan tegas.

Lanjutnya "Gerakan ini lahir dengan kesepekatan bersama oleh kawan-kawan yang peduli atas kota sungai penuh karena 10 tahun kinerja bapak Asafri Jaya Bakri bnyak yg harus d evaluasi".

"Masalah hubungan biologis pak Asafri Jaya Bakri dengan salah satu kandidat itu tidak ada urusan dengan kami, yang kami kritik itu pemerintahan kota sungai penuh yg walikota nya bapak Asfri Jaya Bakri. Bukan salah satu kandidat yg maju d pilwako"- ujar weri

lanjutnya "Jadi jangan d kait2kan dengan masalah politik. Ini tulus gerakan beperapa masyarakat ingin melihat kota sungai penuh berbenah" tutup Weri

(Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni