AZAS Diterpa Isu Miring Angkut Massa dan Massa Bayaran. Relawan : Banyak Cara Menjatuhkan


KhayangaNews, Sungaipenuh- Semakin meningkatnya kecintaan masyarakat Kota Sungai Penuh terhadap Paslon Cawako-Cawawako nomor urut 1 (Satu) Ahmadi-Antos ternyata membuat oknum yang tidak menyenangi AZAS menjadi semakin gusar. Sehingga pada setiap agenda AZAS selalu saja diintip oleh oknum tersebut guna mencari-cari bahan buliian untuk diviralkan. 

Diviralkan oleh segelintir oknum warganet yang diduga kuat adalah tim paslon lain, mengunggah vidio dan photo sekelompok orang menaiki mobil pick up dan orang tersebut mengikuti blusukan AZAS.  

Menanggapi hal ini, Novrianto Dahmunir yang merupakan salah satu relawan AZAS mengatakan "Berapa sih kapasitas mobil pickup? Palingan 10 sampai 15 orang. Itupun isinya militan AZAS dari Kecamatan dalam Kota Sungaipenuh.  Anggap saja 2 sampai 3 mobil kalikan saja berapa jumlahnya. Sementara yang hadir jumlahnya beratus-ratus bahkan ribuan. Hitung sendiri berapa persen dari jumlah masa secara keseluruhan", ujarnya.

Lebih lanjut, pria yang sering disapa Mbut Nov ini menegaskan kelebihan AZAS adalah mempunyai masa militan yang merata. Sehingga tanpa diminta militan tersebut akan mengiringi AZAS. 

"hadirnya militan AZAS dari luar desa atau kecamatan tempat lokasi blusukan adalah bentuk keseriusan masyarakat untuk memilih AZAS. Militan tersebut sama sekali tidak dikondisikan apalagi dimobilisasi kehadirannya. Sementara warga lokal yang hadir jumlahnya mayoritas", tandasnya

Ramai diperbincangkan di medsos terutama Facebook oleh warganet mengatakan bahwa massa AZAS merupakan massa bayaran hal ini bantah oleh salah satu relawan AZAS.

"Massa AZAS massa bayaran ?, yang bilang gitu berarti nilai matematika nya rendah, haha. Coba anda hitung setiap AZAS blusukan mau pun kampanye masyarakat yang datang itu ratusan bahkan ribuan, kita asumsikan 300 org dibayar dikalikan 100rb jumlah 300jt kalau setiap kampanye kyak gitu mau ambil uang dari mana. Memang kalau mau menjatuhkan itu banyak caranya, kita ikhlas. Insyaallah allah bersama orang yang terzholimi"- Ujar salah satu relawan AZAS.

(Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”