AZAS Menghimbau Masyarakat Jangan Terpancing Kampanye Hitam

KhayanganNews, Sungai Penuh - Pilkada Serentak 2020 akan segera di gelar 9 Desember mendatang, dalam perhelatan pilkada tahun ini di tengah-tengah masyarakat mulai bermunculan perdebatan-perdebatan dan kampanye hitam.

Dalam menanggapi hal ini Pasangan calon walikota sungai penuh Drs.Ahmadi Zubir, MM dan DR.Alvia Santoni, MM (AZAS) Memberi pesan kepada masyarakat kota sungai penuh agar tidak terpancing dengan isu- isu black campaign yang dapat memancing amarah massa di tengah-tengah masyarakat agar tidak terjadi dengan hal-hal yang tidak kita inginkan.

Masyarakat harus dapat membedakan antara kampanye hitam dan kampanye negatif. 

Kampanye negatif dan kampanye hitam merupakan dua hal berbeda. Kampanye negatif menghadirkan informasi berupa fakta, data, termasuk rekam jejak terkait kandidat. Sementara kampanye hitam berisi kabar bohong atau hoax, fitnah, ujaran kebencian hingga isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

AZAS menyampaikan masyarakat jangan terjebak kedalam kampanye hitam, terlebih kampanye pilkada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kampanye pilkada kali ini difokuskan di media sosial yang berpotensi ada perdebatan antar tim paslon.

(Red)





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni