Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, M. Awal Kutuk Keras Pemkot Sungai Penuh

Di tengah pandemi Covid 19, ratusan Anggota BPD dan Perangkat Desa se Kota Sungai penuh menggelar acara Bimtek, yang dihadiri juga oleh Pjs.Sekda Kota Sungai Penuh.

Temuan Tim Khayangan News di lokasi Acara sesuai dokumen yang didapatkan bahwa di Undangan Bimtek tertera Sabtu (08/08/20) di Hotel luminor selama 3 hari dan juga mendapati fasilitas seperti TAS, ATK dll. Para peserta juga diminta kontribusi sebanyak Rp 2.200.000 perOrang

Parizal peserta komplain, Panitia Pelaksanaan Bimtek menjalankan acara Bimtek Untuk meningkatkan Kapasitas dan kinerja, Namun pelaksanaan ini tidak diselenggarakan secara Profesional sangat disayangkan karna acara ini menggunakan dana yang begitu sebesar dari Anggaran ADD yang di amanahkan oleh Pemerintah agar betul-betul dapat meningkatkan Peranan Anggota BPD di Kota Sungai Penuh.

Dalam Proses Bimtek semestinya dengan Kontribusi Rp 2.200.00, Peserta memperoleh pelayanan, penginapan selama 3 hari dan mendapat Fasilitas beurpa TAS, ATK dll, tapi kenyataannya peserta tidak memperelohkan pelayanan layak, fasilitas seperti ATK, TAS dan penginapan selama 3 hari, malah kami banyak yang terlantar. (Ujar ZH enggan disebut Nama)

Muhammad Awal Selaku Ketum DPD IMM prov Jambi, menyayangkan digelarnya Bimtek tersebut. seyogyanya bimtek memang perlu dilakukan untuk meningkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Hanya saja, mantan Ketum IMM Kota Sungai Penuh itu mengatakan dalam kondisi Covid-19 sebaiknya dihindari pertemuan tatap muka.

Selain itu Awal juga Mengutuk keras pihak Pemkot Sungai Penuh dan Penyelenggara Bimtek. Bimtek juga di selenggarakan di Zona kuning, Perkuliahan saja sekarang di lakukan secara online atau daring, sementara Pemkot Sungai Penuh mengumpulkan dalam bentuk Massa Peserta Bimtek, dengan tidak menggunkan standard protokol kesehatan covid 19 pula.

Terkait dalam hal ini Awal menganggap Pemkot Sungai Penuh telah menCacati sistem protokol kesehatan Covid 19, Selain itu Meminta kepada team gugus tugas Kota Sungai Penuh, untuk di Rapid Tes kepada seluruh peserta Bimtek kurang Lebih 600 orang itu yang mengikuti Bimtek di Jambi.

Dalam kekecewaannya terhadap Pemkot Sungai Penuh, Awal juga akan melaporkan hal ini kepada team gugus tugas Prov Jambi dan POLDA Jambi.
Dengan kegiatan tersebut ia juga menyoroti pihak Hotel Luminor yang telah memberi Izin fasilitas kegiatan tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”

Anak Petani Bedeng 12 Kini Resmi Menjabat Sebagai Walikota Sungai Penuh