Didukung Mayoritas Kader, Boy Edwar Calon Kuat Ketua Golkar Kerinci


khayangannews, Kerinci - Partai Golkar bakal melakukan penyegaran struktur kepengurusan DPD II Golkar seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Jelang pelaksanaan Musyawarah daerah (Musda) seluruh Kabupaten/Kota yang akan mulai digelar mulai 25 Juli 12 Agustus 2020 mendatang, sejumlah nama kandidat kuat yang diprediksi bakal menduduki jabatan tertinggi partai Beringin bermunculan.

Di Kabupaten Kerinci ada dua nama kandidat calon Ketua Golkar. Yakni incumbent Sartoni dan Boy Edwar yang kini menjabat sebagai wakil ketua dan pimpinan DPDR Kerinci dari Partai Golkar. Informasi yang diperoleh, dari dua nama tersebut, peluang Boy Edwar lebih besar mempimpin Golkar Kerinci.

Selain menjabat sebagai pimpinan DPRD Kerinci, Boy Edwar yang berlatar belakang pengusaha juga dikenal sangat loyal dan sudah terbukti banyak membantu membesarkan partai beringin di Tanah Sakti Alam Kerinci. Sementara Sartoni, dikabarkan bakal terganjal salah satu syarat yang tercantum di AD/ART partai.

Selain itu Boy juga mendapat dukungan dan dorongan dari mayoritas kader Golkar Kerinci untuk  memimpin Golkar Kerinci. Salah satunya dari mantan Wakil Ketua bappilu Golkar Kerinci, Norzal Hadi. Menurut dia, saat ini Golkar Kerinci membutuhkan figur baru yang tepat untuk membesarkan partai. ‘’ Sosok Boy Edwar berlatar belakang pengusaha dan kini menjabat sebagai pimpinan DPRD Kerinci adalah figur yang tepat untuk menahkodai partai Beringin di Kerinci,’’ katanya.

Apalagi, lanjut Norzal, Golkar Provinsi punya agenda penting dan besar di Pilgub Jambi, 9 Desember 2020. Maka, sosok Ketua DPD II haruslah yang loyal dan sudah siap bertempur. ‘’ Bos besar (ketua DPD I) kitakan maju sebagai salah satu cagub. Oleh sebab itu, Ketua DPD II haruslah dipimpin oleh sosok yang siap bertarung pula. Karena ini adalah kerja besar paratai, untuk menjaga dan mengangkat marwah partai Golkar,’’ pungkasnya.

(Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”