AMANAH BAWASLU, PANWASCAM PESISIR BUKIT BERI APD KE PANWASDES

Kerinci, Khayangannews.co.id- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Sungai Penuh salurkan Alat Pelindung Diri (APD) ke Pengawas Pemilihan Kecamatan Pesisir Bukit untuk diserahkan pada Pengawas Pemilihan Desa se Kecamatan Pesisir Bukit  Kota Sungai Penuh pada hari selasa 14/7/2020.

Dalam rangka pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota perlunya ketelitian dalam melakukan pengawasan pemutakhiran daftar dan penyusunan data pemilih pada masa wabah covid-19. Hal ini diungkapkan oleh Bambang Irwadi, S.Pdi selaku kordiv Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilihan Kecamatan Pesisir Bukit, dalam pengawasan setiap tahapan perlunya fasilitas untuk pengawas desa/kelurahan agar tetap terjaga,fokus saat melakukan pengawasan dan jauh dari wabah covid-19. Mudah mudahan dilapangan saat mereka melakukan pengawasan dari segala tahapan tetap dalam keadaan baik baik saja juga dapat mentaati standar protokol dalam bekerja, untuk masyarakat khususnya juga agar menjaga kesehatan dengan baik dan berfikir positif. Kami sangat berterima kasih kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Sungai Penuh(Bawaslu) dengan adanya penyaluran Alat Pelindung Diri (APD) ini kita bisa berharap agar bisa mencegah/menghindar dari penularan covid-19 saat pemilu tahun 2020 semoga berjalan dengan baik, aman , terkendali, dan terhindar dari covid-19.

Dan hal ini diresponkan oleh Bima Andeska selaku ketua forum panwasdes pesisir bukit, ia menyampaikan " kami sangat berterima kasih kepada komsioner panwascam pesisir bukit adanya APD ini, semoga nantinya kami tetap aman dalam melakukan pengawasan pemilu walaupun di desa kami dan juga desa di wilayah kecamatan pesisir bukit.

Penyerahan alat pelindung diri untuk pengawas pemilihan desa diserahkan  terimakan di sekretariat pengawas pemilihan kecamatan pesisir bukit sebanyak 9 paket APD untuk 9 Pengawas desa dalam lingkup kecamatan pesisir bukit kota sungai penuh.

(SLN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”