Putra Terbaik Kerinci Resmi Dilantik Sebagai Kapolda SULTENG



JAKARTA – Putra Kerinci, Jambi Irjen Pol Drs H. SYAFRIL NURSAL  SH MH resmi dilantik oleh Kapolri Jenderal IDHAM AZIZ sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen SYAFRIL NURSAL menggantikan posisi Irjen LUKMAN WAHYU  yang mutasi ke jabatan baru sebagai analisis kebijakan utama bidang Sabhara Baharkam Polri.

Sementara posisi yang ditinggalkan Irjen Syafril Nursal yakni Kasespimma diisi oleh Brigjen Pol  Drs. HERI SULISTIANTO yang sebelumnya memegang jabatan  sebagai Dirakademik Akpol Lemdiklat Polri.

Upacara pelantikan Syafril sebagai Kapolda Sulteng  tersebut digelar di Gedung bareskrim, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senen (16/12/2019) pukul 08.00 WIB, hari ini. Seremonial pelantikan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Putra terbaik Kerinci yang juga ketua umum HKK Nasional dan BMKJ Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal, SH MH terlihat gagah didampingi oleh istri tercinta Datang sekitar pukul 07.15 WIB,   yang mengenakan pakaian warna pink khas Bhayangkari.

Pengangkatan Irjen Pol  Syafril Nursal sebagai Kapolda Sulteng ini tercantum dalam Surat Telegram (TR) Kapolri Nomor ST/3229/XII/Kep/2019 tertanggal 6 Desember 2019.

Selain Irjen Syafril Nursal yang dilantik sebagai Kapolda Sulteng, beberapa Kapolda lainnya juga dilantik oleh Kapolri Idham Azizi, diantaranya

Asops Kapolri Irjen Pol Martuani Somin  dilantik sebagai Kapolda Sumut, Dirtipideksus Bareskrim Polri Irjen Pol Tornagogo Sihombing dilantik sebagai Kapolda Papua Barat,  ada juga Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Irjen Pol. Asep Suhendar.

Sementara itu Irjen Pol Toni Hermanto dilantik sebagai Kapolda Sumatera Barat, ia menggantikan Irjen Fahrizal yang ditarik sebagai Analisis Kebijakan utama Sabhara Baharkam Polri.

Sumber : Kerinci Independen

(TIM)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni