BUMDES LESTARI DESA CEMPAKA GELAR PASAR BEDUG

KHAYANGANNEWS - Pembangunan desa untuk memajukan perekonomian bangsa kini telah memiliki payung hukum yg mantap, yaitu Undang-Undang Desa. Dalam Implementasinya Undang Undang Desa memiliki beberapa tujuan utama yaitu 1.pengakuan dan status hukum pada sistem pemerintahan setingkat Desa yg beragam, 2.mendorong tradisi dan budaya masyarakat, 3.mendorong partisipasi warga dalam wilayah pemerintah desanya, 4.meningkatkan pelayanan untuk semua orang, lewat pemerintah desanya 5.mendorong pembangunan oleh warganya sendiri. 

Pada perkembangannya, dikeluarkannya regulasi yg mendukung UU Desa yaitu PP. No 60 tahun 2014 tentang dana Desa. Peraturan ini mengatur bahwa desa yg sekarang sudah bisa aktif turut membangun perlu disokong dengan dana. Artinya dana Desa diadakan dengan dua cita-cita yaitu, pemerintah desa lebih sanggup melayani kebutuhan warga sekaligus warganya lebih aktif berinisiatif. Salah satu wadah untuk memajukan ekonomi Desa adalah Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes. 

BUMDes pada dasarnya merupakan pilar kegiatan ekonomi didesa yang berfungsi sebagai lembaga sosial (Social Institution) dan Komersial (Commercial Institution). BUMDes sebagai lembaga sosial harus berpihak kepada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial. Hal ini sesuai dengan tujuan pendirian sebuah BUMDes pada umumnya yaitu 1.meningkatkan perekonomian, 2.Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), 3.meningkatkan pengelolaan potensi sesuai dengan kebutuhan masyarakat, 4.menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Desa. Keempat tujuan itu seharusnya menjadi sikap dan dedikasi semua kepala desa dan perangkatnya

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lestari Desa Cempaka Kecamatan Hamparan Rawang yg telah berdiri setahun yg lalu, sering perkembangannya kini secara marathon sudah bergerak  & mengembangkan bebeberapa bidang usaha yaitu Usaha Budidaya Lele, Budidaya Jamur Tiram. 

Memasuki bulan ramadhan 1440 Hijriah Pemerintah Desa Cempaka Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)  Menggelar Pasar Bedug, yg merupakan program ketiga bumdes Lestari dengan mengangkat tema: Membangun Desa Untuk Kesejahteraan Bersama. Agar memudahkan masyarakat dalam mendapatkan hidangan untuk berbuka puasa, pasar bedug  menjual beberapa aneka ragam jajanan kuliner & takjil siap saji. Gelaran pasar bedug ini direncanakan akan berlangsung selama ramadhan sejak tanggal 6 Mei Sampai 4 Juni mendatang lokasinya yg dipusatkan halaman gedung Balai pertemuan. 

Saat ditemui awak media, Agil Prayogo, Ketua BUMDes Lestari Desa Cempaka  menyampaikan, "Pasar ini bedug ini digelar dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan, disamping itu pasar bedug ini merupakan salah satu kegiatan BUMDes Lestari Desa Cempaka, sebelumnya ada beberapa program yg telah berjalan yaitu Budidaya lele, Budidaya Jamur Tiram dan lain sebagainya. gelaran pasar bedug kita direncanakan akan dibuka selama ramadhan"

pasar bedug yg digelar oleh bumdes Lestari merupakan ini perdana  kali digelar dirawang tahun 2019, "tujuan utama memberikan peluang & memudahkan masyarakat khususnya masyarakat desa Cempaka pelaku UMKM dan sekitarnya yang tengah menjalankan ibadah puasa dalam memenuhi kebutuhan makanan siap saji, melalui pasar bedug ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM khususnya bidang kuliner, 

Memasuki hari keempat digelanya pasar bedug, tercatat adapun jumlah yang pedagang mengikuti pasar bedug sebanyak 50 pedagang dan  lapak yg telah kita disediakan untuk para pedagang harganya sangat terjangkau 1 meja harga 1 meja Rp. 5.000 bebernya" 

Hal senada juga disampaikan Romi Gunawan, S. Pd selaku Sekretarias BUMDes Lestari Desa Cempaka "Pasar Bedug yg telah kita mulai pada awal ramadhan, memasuki hari keempat terlihat Antusiasme masyarakat sangat tinggi  baik pedagang maupun para pembeli,  sampai hari keempat tercatat sudah 50 Pedagang yg ngelapak kemungkinan dari hari kehari kian meningkat. 

disamping itu romi juga menambahkan "digelarnya pasar bedug ini sebagai langkah awal kita untuk mendirikan pasar desa, ada beberapa pemandangan yg menarik sejak digelarnya pasar bedug, ramainya pengunjung yg memadati pasar bedug sempat membuat lalu lintas macet selama beberap jam,"pungkasnya. 

(SDP)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”