Ini penjelasan PINCA BNI SPN, Tentang modus pembobolan ATM

KHAYANGANNEWS- pihak BNI sungai penuh meminta masyarakat kerinci dan sungai penuh untuk berhati-hati dalam melakukan kegiatan transaksi di ATM, dimana kejahatan menggunakan ATM yang baru baru ini terjadi di ATM BNI di pasar semurup, kecamatan Air Hangat, kabupaten kerinci, Rabu siang (20/2) kemaren.

Pimpinan Cabang (PINCA) BNI Sungai penuh Rio Chandra, SE menjelaskan kepada media Khayangannews.com tentang modus pembobolan kartu ATM yang dilakukan pelaku kejahatan yang terjadi di ATM BNI pasar semurup merupakan kejahatan Card Trapping.

Dalam aksinya,  pertama pelaku memasang sejenis plastik yang membuat kartu ATM tersangkut dan memasang stiker no telepon palsu. Dan jika ada nasabah yang melakukan transaksi, maka kartu atm nya akan tersangkut. Lalu ada pelaku yg pura-pura membantu korban dan menyuruh korban/nasabah menghubungi nomor telepon yang ditempel di mesin ATM. Lalu korban akan menelepon no palsu tersebut dimana pelaku lainnya akan berpura pura sebagai call center BNI. Pelaku akan meminta no rekening dan nomor PIN korban untuk diblokir. Pelaku akan mengarahkan korban untuk melapor kembali ke cabang BNI terdekat, padahal setelah korban meninggalkan mesin ATM, pelaku lainnya segera mengambil atm yang sangkut tersebut dengan menggunakan alat. kemudian pada akhirnya pelaku menjalankan aksinya dengan menguras isi ATM korban tersebut, karena sudah mengetahui PIN korban

Untuk itu diharapkan kepada seluruh nasabah untuk menjaga PIN ATM nya dan tidak diberikan kepada siapapun dan dalam kondisi apapun. Jika terdapat kendala agar menghubungi Call Center BNI di nomor 1500046 yang dapat dilihat di ruang ATM dan layar monitor ATM."pungkasnya.

(TAN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”