Diduga Bawa Kabur Motor Wartawan, David Segera Dilaporkan ke Polda Jambi

  • Jambi- Merasa dirugikan, Gunawan Warga RT 07 Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau Kab Tanjabtim segera melaporkan seorang Pemodifikasi motor yakni David ke pihak berwajib.
  • Sebagaimana diketahui, Gunawan juga merupakan seorang pewarta di Lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang bekerja di salah satu media portal online.
  • "InsyaAllah, besok saya ke Polda untuk melapor, ini saya baru sampai ke Jambi," ungkapnya dengan nada yang kesal kepada Jamberita.com, Minggu (3/2/2019).
  • Menurut Gunawan, selain kesal dirinya juga mengalami kerugian material, karena sudah percaya untuk memberikan satu unit motor yang niatnya untuk dimodifikasi ternyata diduga dibawa kabur oleh David.
  • "Kejadian kemarin tahun (2018) lalu, sampai sekarang motor saya belum tahu dimana," terangnya.
  • Gunawan menceritakan, dugaan kasus penggelapan itu terjadi sekitar beberapa bulan  lalu di tahun 2018.
  • Dirinya saat itu pergi bersama dua temannya, yaitu Edi dan Yoyok. Pada tanggal 13 Desember 2018 lalu mereka bertiga sengaja datang ke Kota Jambi, menemui David yang dikenal sebagai pekerja di salah satu bengkel motor di Kawasan Handil.
  • Gunawan yang bersamaan dengan temannya sengaja datang ketempat kediaman David, karena David memang sudah tidak bekerja di bengkel motor tersebut.
  • "Kedatangan saya sengaja datang dari Rantau Rasau ke kediaman David yang  berdekatan dengan orang tua istrinya, di  Kota Jambi Kasang untuk mejemput motor yang dimodifikasi Japstyle yang sudah begitu lama, namun belum kelar juga," katanya.
  • Menurut pengakuan David sebelumnya kepada Gunawan, bahwa motor Scorpio milik korban hampir selesai dan hanya tinggal Cat Body, Tangki dan memasang aksesoris lainnya sehingga meminta uang (upah) sebesar Rp 1.500.000 rupiah.
  • "Kami bertiga percaya bahwa motor Scorpio modif akan selesai dalam waktu dekat, dan pelaku langsung meminta dana sebesar Rp1. 500.000," ungkapnya.
  • Gunawan yang tadinya sudah melihat keadaan motor Scorpio miliknya itu memang hampir selesai, yang ada ditempat kerja pelaku (dirumahnya) dan korban pun langsung mentransfer uang sebesar permintaan pelaku dengan janji akan selesai dalam waktu 2 Minggu.
  • "Pas saya bilang akan menjemput motor tanggal 1 Januari 2019. Saya sempat curiga karena pelaku hanya sekali angkat telepon, namun hingga kini tidak ada telepon balik atau balasan SMS dari pelaku," katanya.
  • Dengan harapan motor modifikasi tersebut bisa dibawa pulang, tapi ia kaget karena pelaku bersama istri sudah tidak ada lagi di tempat tinggalnya. Dengan kecewa Gunawan menanyakan kepada orang yang ada, dan jawaban dari orang tersebut David sudah pindah ke Simpang Rimbo. 
  • "Tapi alamat lengkap tidak tahu, Igun juga terus menelpon dan SMS pelaku tetap tidak mau menjawab telepon mau pun membalas pesan SMS dan seperti nya sudah tidak ada lagi itikad baik," pungkasnya.
  • (JB-afm) (red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”