Sungai Penuh Tidak Kirim Tim GUBENUR CUP 2019, "Sanksi Berat Menunggu"

KHAYANGANNEWS- Tim sepak bola gubenur cup kota sungai penuh  Ganggu jadwal pertandingan yang telah ditetapkan Panitia Gubernur cup 2019.

Jadwal pertandingan yang telah ditetapkan terganggu akibat tim sepak bola kota sungai penuh tidak mengirim tim untuk berlaga di Turnamen akbar se provinsi Jambi "Gubernur CUP 2019".

Tim sepak bola kota sungai penuh Sangat mengganggu jadwal pertandingan gubenur cup 2019 yang akan dilaksanakan di kota bangko kabupaten merangin yang akan diselenggarakan dari tanggal 7 januari sampai 14 januari 2019. 

Reza sekretaris PSSI provinsi jambi Ketika dihubungi membenarkan "Tim gubenur cup kota sungai penuh Dikenakan sanksi selama tiga tahun tidak dibolehkan ikut liga maupun pertandingan sepak bola di provinsi jambi yang diselenggarakan ASPROV PSSI provinsi jambi.

Dengan dasar hukumnya pasal 29 regulasi  Gubenur cup 2019. Tim ini juga dikecam oleh kabupaten/Kota dalam provinsi jambi. Karna telah mengganggu jadwal pertandingan. Karna dalam technical metting tim kota sungai penuh "menurut ketua koni sungai penuh akan ikut serta. Tapi Faktanya kota sungai penuh tidak mengirim tim untuk bertanding. Sementara jadwal pertandingan sudah dikeluarkan."ucap reza.

Kadispora Sungai penuh maupun ketua KONI ketika dihubungi khayangannews.com melalui telepon selulernya bernada tidak aktif.

Masyarakat sungai penuh yang berdomisili di Bangko,merangin maupun di kota sungai penuh sendiri merasa sangat kecewa dengan tidak dikirimnya Tim dari kota sungai penuh untuk berlaga di Gubernur CUP 2019.

Meunurut masyarakat sungai penuh,Padahal ajang Tahunan Gubernur CUP 2019 ini adalah Ajang sebagai pemersatu kabupaten/kota yang ada di provinsi Jambi sekaligus merayakan HUT JAMBI ke 62,selain itu ajang ini juga untuk mecari bibit pemain hebat untuk dikembangkan level Provinsi maupun nasional."kesal warga.

(ZSZ)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Kecamatan Koto Baru Dikeroyok Tim Paslon 02. Pengeroyok Dari Luar Kecamatan Koto Baru

Yos Adrino Calon Wakil WaliKota Resmi dilaporkan Ke Bawaslu Sungai Penuh

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni