Puskesmas Sungai Liuk Raih predikat Madya

KHAYANGANNEWS- Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Sungai Liuk meraih predikat madya dalam penilaian akreditasi Puskesmas beberapa bulan lalu dari tim penilai independen. Dengan prestasi tersebut, petugas Puskesmas Sungai Liuk terus berbenah meningkatkan mutu pelayanan masyarakat.

Kepala Puskesmas Sungai liuk, Musrianadi mengatakan, penilaian akreditasi Puskesmas dinyatakan telah lulus dan meraih peringkat madya. Dengan diraihnya peringkat tersebut, merupakan kebanggaan bagi dirinya serta semua pegawai di Puskesmas Sungai liuk.

”Baru kali ini PKM Sungai liuk mengikuti akreditasi. Alhamdulillah dari hasil penilaian tim telah lulus dan mendapat peringkat madya,” katanya, kamis (17/1).

Menurut dia, raihan prestasi tersebut berkat keberhasilan semua pegawai dan masyarakat Sungai liuk. Karena yang namanya akreditasi itu bukan hanya tertumpu pada salah satu sektor internal Puskesmas saja. Melainkan melibatkan semua pihak. Mulai dari tim pendamping yang ditunjuk langsung Dinas Kesehatan (Dinkes) Sungai Penuh, kecamatan, desa serta para pihak yang ikut mendukung mutu pelayanan.

”Kemudian yang paling penting adalah komitmen bersama internal Puskesmas, mulai dari pimpinan serta seluruh pegawai Puskesmas. Jadi keberhasilan ini bukan hanya keberhasilan pimpinan Puskesmas saja, melainkan keberhasilan semua,” tuturnya.

Ia mengatakan, ada elemen dalam penilaian tim tersebut yang terdiri dari tiga kelompok kerja (pokja) yang sudah dibentuk. Di antaranya Pokja Admin yang meliputi administrasi dan manajemen Puskesmas, Pokja UKP, meliputi kesehatan, dan Pokja UKM yaitu upaya kesehatan masyarakat yang dilakukan di lapangan.

”Elemen penilaiannya memang banyak sekali. Sangat banyak item yang terangkum dalam tiga pokja. Sebelum diproses penilaian akreditasi ini, kita bentuk dulu komitmennya. Sehingga akreditasi berjalan dan masing-masing pokja yang sudah dibentuk itu bekerja dengan baik,” tuturnya.

Untuk persiapan menuju akreditasi dilakukan kerja keras dan waktu lama. Sebelumnya menggelar lokakarya dari tim pendamping dengan menyampaikan seluruh jajaran Puskesmas kaitan dengan akreditasi tersebut,"pungkasnya.

(TAN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Candra yang diduga seorang Dukun membawa veni(22) Mahasiswi UNP nikah lari, di keroyok hingga babak belur oleh pihak Keluarga veni

Pengacara FIYOS Tidak Konsisten,Isitilah Kerinci “Kato Pagi Dak Sampai Petang”

Anak Petani Bedeng 12 Kini Resmi Menjabat Sebagai Walikota Sungai Penuh